Indonesia Kamis, 14-05-2026 Jam 14:54:09
KaltengSatu
Home Berita LINTAS-KALTENG Kotawaringin Timur

Miris! Diduga Ada Pengaturan Pemenang Lomba Drumband TK, Orangtua Peserta Protes ke Panitia Marching

by Redaksi - Tanggal 11-05-2025,   jam 14:54:09
Miris! Diduga Ada Pengaturan Pemenang Lomba Drumband TK, Orangtua Peserta Protes ke Panitia Marching

KALTENGSATU, Sampit - Gelombang protes kepada dewan Juri lomba Marching Band Smansa digaungkan sejumlah pihak, termasuk dari peserta lomba yang mengaku kecewa atas penilaian dewan juri yang dianggap kurang profesional pada penilaian lomba Konser Kreasi tingkat TK yang digelar di Indoor Stadion 29 November Sampit, Minggu 11 Mei 2025.

Terdampat sejumlah kejanggalan yang dianggap dapat merugikan pihak peserta, diantaranya diduga ada pengaturan pemenangan lomba yang tidak sesuai dengan realita di lapangan.

Kepala TK Nurul Iman yang menjadi penanggungjawab Drumband Suara Nada Nurul Iman Sampit Fitriani mengaku kecewa atas keputusan dewan juri dan panitia Smansa Marching Day yang dianggap tidak fair dalam menentukan nilai pemenang.

Apalagi kata Fitriani terdapat opini liar pemenangan lomba yang tidak dapat dipertanggungjawabkan lantaran tidak ada ketegasan dari pihak panitia adanya informasi bocor di level peserta.

"Tentu kami mempertanyakan integritas dari dewan juri dan panitia. Karena masing-masing peserta saling klaim pemenang lomba, karena ada perubahan pemenang lomba," jelas Fitriani.

Asumsi demikian dikhatirkan terjadinya jual beli pemenang, sehingga seolah-olah ada peserta yang mampu meyakinkan panitia menjadi pemenangan dan tidak sesuai dengan kreasi yang diperlombakan.

"Bicara hasil itu menyeluruh. Kami tidak menyebutkan bahwa drumband milik kami baik bukan, yang jelas penonton dapat menyaksikan dan merasakan kemestri dari lomba kreasi itu sendiri," jelasnya.

Dirinya meminta agar pihak panitia dan juri harus profesional jangan sampai dapat mencederai kualitas drumband di Kabupaten Kotawaringin Timur akibat adanya dugaan ketidakprofesionalitas penyelenggara.

"Jangan sampai merusak mental anak-anak kita yang notabene menjadi cikal bakal penerus di Kabupaten Kotawaringin Timur lantaran hanya memenuhi hasrat dan keegoisan kita," timpalnya.

Padahal pihak panitia sudah menyerahkan piala kepada pemenang Juara 1, 2 dan 3.

Awalnya :
Juara 1 TK Purwanida
Juara 2 TK Nurul Iman
Juara 3 TK Melati

Sementara beberapa jam kemudian panitia blunder dengan mengeluarkan pengumuman sepihak dengan membatalkan pemenang lomba dengan merubah format pemenang menjadi

Juara 1 TK Bayangkari
Juara 2 TK Purwanida
Juara 3 TK Nurul Iman

Atas keputusan tersebut pihak TK Melati protes karena tidak mendapatkan Juara padahal sudah menerima piala juara 3 yang diserahkan pihak panitia.

"Prinsipnya kami dari pihak orangtua peserta lomba tidak terima dengan adanya permainan seperti ini, ini sama saja merusak mental anak-anak kami," ucap salah seorang orangtua peserta lomba. (Kh1)