Indonesia Senin, 04-05-2026 Jam 21:15:02
KaltengSatu
Home Berita LINTAS-KALTENG Barito Utara

Warga Gang MT Minta Dibangun Hydran dan Diberikan APAR

by Redaksi - Tanggal 18-10-2021,   jam 21:15:02
Warga Gang MT Minta Dibangun Hydran dan Diberikan APAR FOTO: HYDRAN (Ist)

KALTENGSATU, Muara Teweh - Pasca musibah kebakaran yang menimpa barak kayu milik H Mahmud, yang terjadi pada Sabtu (16/10/2021) sekitar pukul 13.00 WIB pekan lalu, masyarakat di jalan Flores, Gang MT mengusulkan kepada pemerintah daerah untuk dapat memberikan bantuan berupa alat pemadam kebakaran (APAR) dan dibangun hydran di daerah setempat.

 

Pasalnya kawasan di jalan Flores Gang MT tersebut pemukiman padat penduduk, dan sebagian besar rumah penduduk menggunakan bahan kontruksi dari kayu. Disamping itu sebelumnya juga pernah terjadi kebakaran besar yang menghanguskan banyak rumah penduduk di daerah setempat.

 

Salah seorang warga setempat Alwandi mengungkapkan jarak antara barak H Mahmud dan rumah warga di jalan Flores, Gang MT ini hanya beberapa meter. Bahkan salah satu rumah warga saat kejadian dindingnya yang terbuat dari kayu sudah ada yang berwarna hitam atau hampir terbakar.

 

Beruntung kata dia masih dapat diselamatkan oleh petugas pemadam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan masyarakat setempat. "Rumah warga di daerah ini rata-rata berbahan dari kayu, beruntung kemarin api tidak sampai menjalar ke bangunan rumah warga lainnya," kata Aal panggilan akrab Alwandi, Senin (18/10).

 

Sehubungan dengan hal tersebut dan masih belum disahkannya APBD murni tahun anggaran 2022, ia meminta kepada Pemkab Barito Utara agar dapat memberikan bantuan berupa alat pemadam kebakaran dan dibangun hydran yang ditempatkan untuk wilayah RT 18 Jalan Flores, Gang MT ini. Sehingga apabila ada kejadian serupa dapat melakukan penanganan dengan cepat.

 

Menurut dia disamping alat pemadam kebakaran, perlu juga diberikan pelatihan untuk warga, sehingga warga masyarakat yang tinggal di Gang tersebut bisa mengoperasikannya. "Jalan di gang ini sangat sempit, bahkan mobil tidak bisa masuk atau hanya dapat dilalui kendaraan roda 2. Jadi menurut kami penting sekali adanya alat pemadam kebakaran di tempat ini, untuk antisifasi musibah kebakaran," ucapnya.(kh3)