KEPALA KANTOR NKEMENAG BARITO UTARA-Kepala Kantor Kementerian Agama Barito Utara H Arbaja sampaikan sambutan pada acara pembukaan MTQH ke 53 tingkat kabupaten Barito Utara, Sabtu (25/7/2026) di aula DLH.(kaltengsatu:Dok Pribadi) KALTENGSATU, Muara Teweh – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara, H. Arbaja, menegaskan bahwa Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadits (MTQH) ke-53 Tingkat Kabupaten Barito Utara bukan sekadar agenda tahunan atau ajang perlombaan, melainkan momentum untuk memperkuat syiar Islam dan membentuk generasi Qur'ani yang berakhlak mulia.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada pembukaan MTQH ke-53 Tingkat Kabupaten Barito Utara di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Sabtu (25/7/2026).
Menurut Arbaja, Al-Qur'an tidak hanya untuk dibaca dan dihafalkan, tetapi harus menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Karena itu, pelaksanaan MTQH diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.
Ia juga mengingatkan kembali keberhasilan Barito Utara yang berhasil meraih Juara Umum MTQH ke-33 Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah pada 2025. Prestasi tersebut, katanya, merupakan hasil kerja keras para pembina, LPTQ, pemerintah daerah, dan para kafilah yang telah mengharumkan nama daerah.
Kepada seluruh peserta, Arbaja berpesan agar mengikuti perlombaan dengan niat yang tulus, menjadikan MTQH sebagai sarana beribadah, bukan semata-mata mengejar gelar juara. Ia juga meminta dewan hakim menjaga integritas dan objektivitas dalam melakukan penilaian sehingga mampu melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik yang siap berkompetisi di tingkat lebih tinggi.
Di akhir sambutannya, Arbaja menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara, DPRD, LPTQ, panitia pelaksana, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya MTQH ke-53. Ia berharap kegiatan tersebut menjadi wahana mencetak generasi Qur'ani yang unggul, berprestasi, dan membawa keberkahan bagi Kabupaten Barito Utara.(kh3)