Indonesia Minggu, 06-09-2026 Jam 13:28:00
KaltengSatu
Home Berita LINTAS-KALTENG Barito Utara

Tim Gabungan Usulkan Penutupan Operasi SAR Ujianto di Hari Keenam Masih Nihil

by Redaksi - Tanggal 06-09-2026,   jam 13:28:00
Tim Gabungan Usulkan Penutupan Operasi SAR Ujianto di Hari Keenam Masih Nihil PENCARIAN ORANG HILANG DIHENTIKAN-Keberadaan Ujianto (68), warga yang dilaporkan hilang di Desa Kamawen, Kecamatan Montallat, Barito Utara, hingga Sabtu (5/9/2026) belum berhasil ditemukan. Tim gabungan BPBD Barito Utara menghentikan pencarian orang hilang selama enam hari.(kaltengsatu:Dok BPBD Barito Utara)

KALENGSATU, Muara Teweh - Setelah enam hari dilakukan pencarian secara intensif, keberadaan Ujianto (68), warga yang dilaporkan hilang di Desa Kamawen, Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara, hingga Sabtu (5/9/2026) belum berhasil ditemukan.

 

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Barito Utara HM Ikhsan melalui Kepala Bidang Darlog BPBD Barito Utara, Rizali Hadi, menyampaikan bahwa seluruh unsur gabungan telah berupaya maksimal melakukan pencarian berdasarkan rencana operasi dan hasil evaluasi di lapangan.

 

“Pencarian hari keenam kembali kami laksanakan bersama BASARNAS, pihak keluarga, Pemerintah Desa Kamawen, dan masyarakat. Tim melakukan penyisiran serta pemantauan di sejumlah lokasi yang dianggap memungkinkan, termasuk di sekitar Sungai Barito dan Sungai Kamawen,” kata Rizali Hadi, Sabtu (5/9/2026) petang.

 

Menurutnya, kegiatan pencarian dimulai pukul 08.00 WIB dengan briefing untuk menentukan strategi dan pembagian area pencarian. Selanjutnya, tim bergerak melakukan penyisiran dan pemantauan terhadap sejumlah titik yang telah ditentukan.

 

Namun, hingga batas waktu operasi, hasil pencarian masih nihil. Korban belum ditemukan meskipun pencarian telah dilakukan selama enam hari dengan melibatkan berbagai unsur.

 

Rizali juga mengatakan, kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi bersama seluruh unsur yang terlibat. Berdasarkan evaluasi, pencarian telah diupayakan secara optimal sesuai dengan rencana operasi yang telah ditetapkan.

 

“Apabila sampai pukul 13.00 WIB korban belum ditemukan, sesuai ketentuan yang berlaku, operasi pencarian SAR diusulkan untuk ditutup dan status korban dinyatakan hilang,” ujarnya.

 

Meski operasi SAR ditutup, lanjut Rizali, bukan berarti upaya untuk mendapatkan informasi mengenai keberadaan korban berhenti sepenuhnya. Pencarian selanjutnya dapat dilakukan oleh pihak keluarga dengan dukungan masyarakat dan potensi SAR terdekat apabila ditemukan informasi baru.

 

“Kami berharap apabila ada masyarakat yang mendapatkan informasi mengenai keberadaan Ujianto, dapat segera menyampaikannya kepada pihak keluarga, BPBD, atau potensi SAR terdekat agar dapat ditindaklanjuti,” pungkasnya.(kh3)