Indonesia Senin, 21-09-2026 Jam 18:03:16
KaltengSatu
Home Berita LINTAS-KALTENG Barito Utara

DPRD Barito Utara Apresiasi Instruksi Bupati Siagakan Alat Berat untuk Antisipasi Karhutla

by Redaksi - Tanggal 21-09-2026,   jam 18:03:16
DPRD Barito Utara Apresiasi Instruksi Bupati Siagakan Alat Berat untuk Antisipasi Karhutla Ardianto

KALTENGSATU, Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara Ardianto mengapresiasi langkah Bupati Barito Utara H. Shalahuddin yang menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk menyiagakan alat berat di wilayah Kecamatan Teweh Selatan sebagai langkah antisipasi meluasnya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

 

Ardianto menyampaikan hal tersebut, Senin (21/9/2026), saat menanggapi hasil pemantauan penanganan Karhutla yang dilakukan Bupati H. Shalahuddin di Kecamatan Teweh Selatan pada Minggu (20/9/2026).

 

Menurut Ardianto, kesiapan alat berat di wilayah rawan Karhutla merupakan langkah yang perlu dilakukan untuk mendukung petugas di lapangan, terutama apabila akses menuju lokasi titik api sulit dijangkau.

 

“Langkah Bupati untuk menyiagakan alat berat di Teweh Selatan merupakan bagian dari kesiapsiagaan yang perlu kita dukung. Alat berat sangat dibutuhkan apabila petugas harus membuka akses menuju titik api atau membuat sekat bakar untuk menghambat penyebaran api,” ujar Ardianto, Senin (21/9/2026).

 

Ia mengatakan, penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan dalam merespons kondisi di lapangan. Karena itu, kesiapan sarana dan prasarana harus menjadi perhatian bersama, bukan hanya ketika kebakaran sudah meluas.

 

Ardianto juga menilai koordinasi antara pemerintah daerah, petugas pemadam, aparat keamanan, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat perlu terus diperkuat. Dengan koordinasi yang baik, setiap perkembangan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.

 

“Yang paling penting adalah kesiapsiagaan. Jangan menunggu api meluas baru peralatan disiapkan. Kalau alat berat sudah standby di lokasi yang membutuhkan, ketika diperlukan bisa langsung dikerahkan,” katanya.

 

Selain mendukung kesiapan peralatan, Ardianto mengingatkan pentingnya upaya pencegahan. Masyarakat di sekitar wilayah rawan Karhutla diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api.

 

Menurutnya, penanganan Karhutla bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau petugas pemadam, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

 

“Kita harus bergerak bersama. Pemerintah menyiapkan sarana dan personel, sementara masyarakat juga berperan dalam menjaga lingkungan dan melaporkan apabila ada potensi kebakaran,” ujarnya.

 

Ardianto berharap instruksi Bupati tersebut dapat segera ditindaklanjuti sehingga alat berat benar-benar dalam kondisi siap operasi dan dapat digunakan sewaktu-waktu apabila dibutuhkan dalam penanganan Karhutla di Kecamatan Teweh Selatan.(kh3)